Iklan

Iklan

Belum Setahun Memimpin, Pemkab Bima Raih UHC Award Kategori Madya

Editor
1/27/26, 18:19 WIB Last Updated 2026-01-27T11:19:08Z
Foto : Bupati Bima Ady Mahyudi 


BIMA, TAROAINFO.Com - , 27 Januari 2026 - Dalam waktu belum genap setahun kepemimpinan Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy, Pemerintah Kabupaten Bima berhasil meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award Kategori Madya untuk implementasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

 

Piala UHC Award merupakan simbol penghargaan tinggi dalam mewujudkan cakupan perlindungan kesehatan menyeluruh bagi penduduk. Kabupaten Bima termasuk salah satu dari 394 kabupaten/kota di 31 provinsi seluruh Indonesia yang mendapatkan penghargaan tersebut.

 

Sebelumnya, pada tahun 2024 Pemkab Bima meraih UHC Award Pertama dan kembali memperoleh anugerah UHC Pratama tahun 2025. Peningkatan kategori menjadi Madya diserahkan pada tanggal 27 Januari 2026 oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Wakil Mendagri Ribka Haluk, serta Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti di Ballroom JIEXPO Kemayoran Jakarta Pusat.

 

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron menyatakan bahwa capaian ini menunjukkan perkembangan JKN yang pesat, karena Indonesia hanya memerlukan 10 tahun untuk mencapai UHC, sedangkan negara seperti Austria dan Belgia membutuhkan waktu hingga 70 tahun. Hal ini dicapai melalui sinergi, pemanfaatan teknologi, dan kerja sama yang baik dengan Kementerian Kesehatan RI.

 

Bupati Bima Ady Mahyudi mengungkapkan bahwa capaian tersebut diraih berkat komitmen konsisten Pemkab Bima terhadap program JKN sebagai program strategis nasional, antara lain melalui integrasi jaminan kesehatan daerah ke dalam JKN. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya memastikan kepesertaan minimal 98% dan keaktifan minimal 80% dari jumlah penduduk.

 

Data BPJS Kesehatan menunjukkan, pada tahun 2025 cakupan kepesertaan BPJS di Kabupaten Bima mencapai minimal 98%, keaktifan kepesertaan minimal 85%, dan partisipasi Pemerintah Daerah lebih dari 10% dari jumlah penduduk. "Ke depan Pemerintah Kabupaten Bima akan terus berupaya agar cakupan keikutsertaan terus mengalami peningkatan," jelas Bupati.


*Tim-Red*

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Belum Setahun Memimpin, Pemkab Bima Raih UHC Award Kategori Madya

Terkini

Topik Populer

Iklan