Iklan

Iklan

Surat Audensi Tak Direspon, AP2MP Segel Kantor UPT Pertanian dan BPP Parado

Editor
1/08/21, 03:50 WIB Last Updated 2021-01-08T01:26:48Z
Kantor UPT Pertanian dan BPP Parado Yang di Segel AP2MP, Kamis (07/01/21).



Bima,Taroainfo.Com - Aliansi Pemuda Pemerhati masyarakat Parado (AP2MP), melakukan aksi penyegelan Kantor UPT Pertanian dan BPP kecamatan Parado kabupaten Bima, Kamis (07/01/21).

 

Ketua AP2MP, Ahmad Yani yang dikonfirmasi awak media melalui via WhatsApp menuturkan, penyegelan dilakukan karena surat yang dilayangkan pada senin 04 januari 2020 dengan perihal audensi untuk mengklarifikasi terkait masalah droping Program bibit Padi dan bibit Jagung tidak direspon.


Hal itu menurut Yani, sama sekali tidak adanya itikad baik dan sikap permisif dari Kedua kepala kantor untuk mengklarifikasi secara terbuka, terkait beberapa indikasi penyelewengan dalam melakukan Droping program benih Padi dan jagung dikecamatan Parado.


"Sebenarnya kami tidak ingin melakukan penyegelan, tetapi Ketidakhadiran Kedua Kepala Kantor menguatkan adanya upaya menutup diri, dan tidak ingin membuka ruang terkait dengan indikasi penyelewengan yang dilakukan," pungkas dia.


Dijelaskannya, Surat pemberitahuan audensi dilayangkan 3 hari sebelum pertemuan berlangsung, mulai dari pemerintah kecamatan, kapolsek Parado, UPT Pertanian dan BPP Pertanian Kecamatan Parado. Namun kata Yani, yang hadir hanyalah sekretaris UPT Pertanian bapak Arifin, SE, Sekcam Parado Hamzah, S.Sos dan Kasitrantib Pol PP Kecamatan Parado bersama anggota.


"Karena ketidakhadiran kedua kepala kantor tersebut, sehingga tidak memungkin untuk melanjutkan Klarifikasi,"terangnya.


Sementara itu, Suhardin yang juga anggota AP2MP mengatakan, adanya penyegelan Kedua Kantor ini untuk membuka Ruang dialektis antara lembaga AP2MP bersama seluruh Kelompok Tani yang ada dikecamatan Parado. Dengan Tuntutan Kehadiran Bapak H.Indra Jaya selaku kepala dinas Pertanian Kabupaten Bima, kiranya bisa memberikan klarifikasi atas beberapa indikasi agar dapat menuai Solusi.


"Kalau Pemerintah Kecamatan sampai Pemda kabupaten Bima, lebih Khususnya dinas pertanian tidak memberikan merespon signifikan, Kami menduga Kuat adanya Konspirasi TSM,"tudingnya. (MR-06).

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Surat Audensi Tak Direspon, AP2MP Segel Kantor UPT Pertanian dan BPP Parado

Terkini

Topik Populer

Iklan