![]() |
| Truk Muatan Kacang Terguling Akibat Jalan Rusak Parah |
BIMA, TAROAINFO.COM – Sebuah kecelakaan tunggal menimpa truk bermuatan kacang yang melintas di jalan lintas Ambalawi-Wera, tepatnya di lokasi Ompu Dae, Desa Tolowata, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Insiden yang mengakibatkan truk terguling tersebut terjadi pada Jumat, 10 April 2026, sekitar pukul 05.00 Wita.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan diduga kuat disebabkan oleh kondisi jalan yang sangat memprihatinkan. Jalan aspal di sepanjang ruas tersebut rusak parah dan penuh dengan lubang, sehingga menyulitkan pengemudi untuk mengendalikan kendaraan, terutama bagi kendaraan besar yang membawa muatan berat.
Akibat permukaan jalan yang tidak rata dan rusak parah, roda truk terperosok hingga menyebabkan kendaraan oleng dan akhirnya terguling di bahu jalan.
Menanggapi kejadian ini, masyarakat dan berbagai pihak meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan lintas Ambalawi-Wera.
Diketahui, infrastruktur jalan di ruas tersebut merupakan peninggalan masa lampau yang pembangunannya dilakukan sejak zaman penjajahan Belanda dan Jepang, atau diperkirakan sudah berusia ratusan tahun. Kondisi ini membuat jalan tersebut sudah sangat tua dan tidak lagi memadai untuk menampung volume lalu lintas saat ini, khususnya arus kendaraan berat.
Fhafan Sofian, S.H., salah satu aktivis pemerhati lingkungan, menyampaikan keprihatinannya terkait kondisi jalan tersebut.
"Kami berharap Pemprov NTB segera mengatensi dengan serius perbaikan jalan lintas Ambalawi-Wera yang rusak parah ini. Jalan ini sudah sangat tua, peninggalan masa Belanda dan Jepang, sehingga sudah tidak layak dan sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan," tegas Fhafan Sofian.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai korban jiwa, namun kerugian materiil akibat muatan yang tercecer dan kerusakan kendaraan diperkirakan cukup besar. Masyarakat berharap segera ada tindakan perbaikan menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
(Red)

.jpg)
