Iklan

Iklan

Kasus DBD di Bima Terus Menurun | taroainfo

Editor
1/31/23, 09:30 WIB Last Updated 2023-01-31T02:30:34Z


Tim pemberantas DBD



BIMA, TAROAINFO.com - LSetelah sebelumnya sempat mengalami peningkatan kasus positif, hingga Senin (30/1),  jumlah warga yang terpapar penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bima mengalami penurunan. 


Berdasarkan data yang dihimpun Tim Satgas Penanganan DBD kabupaten Bima, jumlah kasus positif,  sempat mengalami peningkatan 11 kasus dari 132 orang menjadi 143 orang pada  Minggu (29/1) dan kemudian  hanya mengalami penambahan 4 kasus menjadi  147 kasus pada Senin (30/1).


Demikian halnya tingkat kesembuhan pasien yang  sebanyak 83 orang pada Minggu  (29/1) bertambah 9 menjadi 92 orang dinyatakan sembuh pada Senin 30 Januari 2023


Di samping itu jika pada Minggu (29/1)  jumlah pasien yang masih dirawat sebanyak 51 orang,  namun memasuki Senin (30/1) berkurang 4  dari 51 pasien menjadi 47 orang yang dirawat.


Dengan adanya penurunan kasus positif dan bertambahnya tingkat kesembuhan warga dengan sendirinya persentase jumlah orang yang meninggal/Case Fatality Rate (CFR) akibat DBD di kabupaten Bima turut mengalami penurunan dari angka 6,06 persen pada Minggu (29/1) menjadi 5,59 persen pada Senin (30/1).


Namun demikian, Bupati Bima tetap meminta kepada para Camat dan kepala Puskesmas untuk tetap mewaspadai dan tidak lengah terhadap kemungkinan peningkatan jumlah kasus DBD yang setiap saat bisa saja terjadi dengan meningkatkan langkah deteksi dini dan berkolaborasi dengan Muspika, jajaran pendidikan dan semua elemen di masing-masing kecamatan.


Bupati juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras jajaran Dinas Kesehatan, OPD terkait yang bersinergi dengan para camat, kepala Puskesmas dan kepala desa di masing-masing wilayah sehingga penanganan wabah DBD dapat dilaksanakan dengan baik.



*RED*


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kasus DBD di Bima Terus Menurun | taroainfo

Terkini

Topik Populer

Iklan