Iklan


Iklan

Kades Kole dilaporkan Terkait Dugaan Ijazah Palsu, Begini Respon Mantan Ketua Panitia Pilkades

Editor
8/10/22, 20:04 WIB Last Updated 2022-08-10T12:04:51Z
Mantan Ketua Panitia Pilkades Kole


BIMA, TAROAINFO.com - Kepala Desa (Kades) Kole,  Asdin menghadiri panggilan pihak kepolisian Satu Reskrim Polres Bima Kota terkait laporan dugaan ijazah palsu, Senin (08/08/2022). 


Sebagaimana yang diberitakan media ini sebelumnya, Kades memenuhi panggilan Polisi ditemani Istri tercintanya. Sementara Penyidik Polres setempat melakukan pemeriksaan terhadap Kades tersebut sejak pagi hari hingga Sore.


Menanggapi hal itu, Mantan Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kole, Hasnun, S.Pdi mengatakan, terkait laporan dugaan atas ijasah palsu terhadap kades terpilih itu adalah langkah tepat yang diambil oleh pihak pelapor demi mendapatkan kepastian hukum. 


"Sampai hari ini perkembangan laporan pelapor kepada pihak kepolisian, kami anggap adalah langkah yang luar biasa supaya tidak ada fitnah dan tanda tanya bagi semua pihak,"Katanya kepada Redaksi taroainfo.com, Rabu (10/8/2022).


Ia menjelaskan, sebagai panitia pelaksana paska pilkades tidak bisa mengintervensi lebih jauh terkait dengan dokumen-dokumen yang dilapirkan oleh para calon. 


Karena itu, dirinya yakin dengan tindakan para pelapor semata- mata demi mendapatkan kejelasan dan kepastian terkait dokumen atau ijazah tersebut. 


"Saya atas nama mantan ketua panitia sangat mengapresiasi bagi pelapor, mereka adalah pendekar yang luar biasa,"katanya.


Ia berharap apapun keputusan nantinya harus diakui dan menerima apapun hasilnya. Selain itu mesti disikapi dengan bijak, bahwa adanya laporan tersebut bukan berarti mencari, mengorek kesalahan atau kekurangan orang lain, tapi semata-mata agar tidak ada saling bertanya- tanya. 


"Apalagi saling menfitnah, sehingga saya anggap bahwa itu tindakan yang diambil oleh pelapor sangat tepat melalui jalur yang ditempuh,"terangnya.


Kepada pihak pelapor dan yang dilaporkan, Ia menyampaikan bahwa dimanapun kebenaran itu memihak nantinya harus sama-sama dijunjung tinggi dan menerima apapun hasil keputusan yang ditetapkan.


"Mari bersama-sama serahkan dan percayakan persoalan ini kepada ahlinya, dan kepada seluruh masyarakat mari kita membangun desa kita dengan bekerjasama agar kedepannya lebih baik lagi,"pungkasnya.


*TAROA-01*

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kades Kole dilaporkan Terkait Dugaan Ijazah Palsu, Begini Respon Mantan Ketua Panitia Pilkades

Terkini

Topik Populer

Iklan