Iklan


Iklan

Kasi Trantib Sape ,Puluhan PKL Dibubarkan Paksa

Editor
5/14/20, 13:36 WIB Last Updated 2020-05-14T05:36:00Z


Bima., Taroainfo.com - puluhan pedagang kaki lima (PKL) di pasar oi maci kecamatan sape diusir Satpol PP setempat secara tiba-tiba dan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, Kamis (14/5/2020) pagi menjelang siang.

Dikutip dari salah satu Akun facebook milik Amir bigon Sape, Mereka yang merupakan pedagang PKL hanya dilakukan saat bulan suci ramadhan ini sejenis baju, celana, sepatu dan sandal tersebut seolah tak dipandang oleh kasi trantib Satpol PP kecamatan sape, salah satu pedagang di lokasi itu pun mengaku kecewa dengan sikap arogan Satpol PP yang mengusir PKL tanpa belas kasihan.

Ini salah satu komentar bigon yang disiarkan secara live, "Jangan Sampai dipolitisir oleh pihak kasi trantib pol pp kecamatan sape, sehingga PKL diusir secara paksa" pernyataan tersebut Viral, tak sedikit warga net mengomentari sindiran dan cibiran dilontarkan kepada satuan pengawal perda bima itu.

"Kami disini sudah bertahun-tahun berjualan hanya untuk mencari nafkah. Jangan mengusir seenaknya. Emangnya kami binatang," tutur PKL, Hartati melalui Via telpon seluler yang puluhan tahun berjualan di pasar oi maci kecamatan sape, kepada media Taroainfo.com, Kamis (14/5/2020).

Aksi Satpol PP yang mengusir tanpa pemberitahuan ini membuat puluhan pedagang kecewa karena mereka tidak bisa berjualan. Mereka hanya mencari rezeki menyambung hidup anak-anak.

“Seperti tidak ada belas kasih, lapak-lapak dagangan kami dihancurkan oleh petugas satuan pol pp” ucapnya kesal.

Hingga berita diturunkan, terkait pengusiran PKL dikecamatan sape masih menunggu konfirmasi balik dari pihak kasi trantib sape. (MR-01)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kasi Trantib Sape ,Puluhan PKL Dibubarkan Paksa

Terkini

Topik Populer

Iklan