Bima, Taroainfo.com - Sebanyak dua pasangan bakal calon Bupati bima kini was-was tengah menunggu keputusan terkait pemberian rekomendasi dari partai politik, guna bertarung pada Pilkada Kabupaten Bima pada September 2020.
Ketua BMD (Barisan Massa Demokrat) kabupaten Bima, Amirullah melalui Media Taroainfo.com mengatakan, dua orang Bakal Calon Bupati Bima yang telah siap bertarung pada pesta demokrasi itu Bupati bima petahana IDP-DAHLAN, dan H. Syafrudin-Ady Mahyudi, mengklaim bahwa Partai Demokrat yang mendapatkan empat kursi di parlemen telah di duduki oleh salah satu bakal calon Bupati bima, "Itu tidak benar" tutur ketua BMD (Barisan Massa Demokrat) kabupaten Bima, Amirullah, yang biasa di sapa Ruma Rengge, Senin (20/2/2020).
Petahana IDP-DAHLAN saat ini tengah menunggu rekom dari DPP Golkar. Sedangkan H.Syafrudin-Ady Mahyudi tengah menunggu rekom dari DPP Nasdem dan PAN. Kedua paslon tersebut, seperti diketahui sebelumnya telah mendaftar di partai berlambang MERCY lewat kantor DPC yang ada di kabupaten bima.
"Saya menegaskan. Bahwa, semua para bakal calon Bupati Bima untuk periode 2020- 2025 yang mendaftarkan diri di partai yang berlambang MERCY lewat kantor DPC yang ada di kabupaten bima satupun belum ada yang di rekomendasikan oleh Partai, baik IDP maupun Safru -Ady karena rekomendasi tersebut bukan di keluarkan oleh DPC yang ada di kabupaten tapi itu tergantung sungguh dari DPD dan DPP yang ada di propinsi dan pusat" Jelasnya.
Lanjutnya, Terkait rekomendasi, beberapa partai politik tingkat Kabupaten bima juga tengah menunggu keputusan kapan rekomendasi dari DPP tersebut turun.
"Masih belum turun (rekomendasi), Untuk saat sekarang kami secara partai atau pengurus partai belum bisa menentukan sikap secara partai untuk mendukung salah satu bakal calon Bupati bima" Ucap Ketua BMD kabupaten Bima.
Ketua BMD Kabupaten Bima, Amirullah Atau yang biasa di sapa Ruma Rengge mengatakan, kami hanya bisa mengamati secara politik pergerakan-pergerakan dari para bakal calon Bupati bima seperti IDP dan Safru - Ady yang saling mengklaim mendapatkan rekomendasi partai.
"Rekomendasi belum turun. Politik itu dinamis kalau di Partai Demokrat, semua tersentral pada Keputusan Ketua Umum. Kami di daerah harus tegak lurus atas perintah ketua Umum," terang Ruma Rengge.
Lebih lanjut Ketua BMD Kabupaten Bima, Ruma Rengge menilai, "Saya melihat di IDP sendiri yang nota bene sudah merangkul banyak partai masih terlihat panik dengan melakukan manuver kunjungan kerja ke desa-desa di delapan belas kecamatan yang ada, dan pada ujung nya saya sering melihat dan mendengarkan IDP meminta diri untuk di pilih kembali menjadi Bupati bima periode selanjut nya dengan menyebutkan yel yel lanjutkan" kesalnya.
Sebagai informasi, Kendati belum mendapat rekomendasi dari partai politik, dua pasangan bakal calon Bupati bima tersebut tetap bergerak dalam rangka meningkatkan popularitas di mata masyarakat. banyak baliho sudah mulai bertebaran di banyak ruas jalan di Kabupaten Bima. (PB-01)

.jpg)
